STNK ampir mati, sebetulnya masih tanggal 11 Januari 2009 besok; tp karena mumpung ada waktu ya dibelain ngurus. Pengin tau rasanya ngurus sendiri. Ooo ternyata gampang dan mudah asal data lengkap. Poin utama kita harus paham data yang dibutuhkan dan berapa kira2 tarif pajak yang dikenakan ke kendaraan kita. Pertama kita search di website ditlantas, apa aja yg dibutuhkan untuk memperkaya info kita, dari situ kita bisa segera menyiapkan data yang diperlukan serta posisi mobil pengurusan STNK dan SIM Keliling, jadi ngurusnya tidak harus di kantor samsat masing2 wilayah semua terhubung secara online.

Secara garis besar :

  1. STNK asli dan foto copy
  2. BPKB asli dan fotocopy
  3. KTP sesuai nama di STNK asli dan fotocopy
  4. fotocopy KTP yang mengurus perpanjangan
  5. Form/ Blanko isian khusus yang dibagikan di tempat pengurusan, blanko yang diambil dari selain mobil keliling tersebut tidak dapat digunakan,…
  6. Uang pajak, besarnya lihat di STNK, dibayarkan di kasir, loket sebelah

Setelah antri yang tertib, berkas ditumpuk, diperiksa oleh petugas, bila tidak ada masalah,kita disuruh tunggu panggilan berikutnya yaitu kasir yang menentukan berapa rupiah pajak yang harus kita bayar. Setelah membayar kita mendapat bukti pembayaran untuk mengambil STNK yang sudah jadi proses (tunggu 1x lagi) lumayan cepat 1/2 hari udah kelar asal kita antri agak pagian. Biaya yg kita bayarpun sama dengan yang tertera di kwitansi. Jadi Total aku habis Rp. 152.000 tanpa denda karena belum telat bayar untuk motor Suzuki Smash th 2006 110 cc. Puas…Puas…Puas.