Latest Entries »

Untuk saudara-daudaraku seiman,

Mempersiapkan Masa Pra Paskah ini kita diminta oleh Gereja untuk mengolah batin, berbela rasa pada yang tidak punya, diffabel.
Kita mempersiapkan Paskah 2015.

Salah satunya adalah berkumpul dengan saudara seiman memperdalam pemahaman tentang Kitab Suci kita,

berikut adalah bahan APP dari Keuskupan Agung Bogor yang saya scan dari Buku yang dibagikan di tiap Lingkungan yang Tahun ini Menetapkan Thema ” Keluarga Sumber Suka Cita”

Semoga bermanfaat !

Selamat Menjalani Masa Pra Paskah !

Link 1 : Buku Pemandu Pendalaman Umat
http://downloads.ziddu.com/download/24381496/APP2015_KAB_Pemandu-Pendalaman-Umat.pdf.html

Link 2 : Buku Kerangka Dasar
http://downloads.ziddu.com/download/24381497/APP2015_KAB_Kerangka-Dasar.pdf.html

Berkah Dalem.

Advertisements

Menyongsong Komuni Pertama

Si Pembarepku tahun ini siap menerima Komuni Pertama.

Tanpa terasa waktu seakan berlari, Anak Lanang yang sepertinya kemarin sore baru belajar berjalan, sekarang sudah beranjak besar.  Sudah kelas 4 SD.

Besok tanggal 2 Juni 2013, dia akan menjalani misa Inisiasi atau permulaan seorang( anak )Katolik mulai boleh menerimakan Hosti yang merupakan lambang Tubuh dan Darah Kristus sendiri. Dia akan menjadi seorang Katolik sejati. Mulai bisa ikut misa dan menyambut Hosti. Selama ini dia memang sangat mendambakan untuk bisa menerima komuni. Setiap kali melihat kami orang tuanya maju ke depan menerimakan hosti (komuni) dia selalu merengek kepada kami agar dia bisa ikut intuk sekedar mengecapnya saja.maka sering istriku diam-diam membagi kepada dia (ssttt jangan bilang-bilang ke Romo ya?) untuk sekedar menghilangkan rasa penasaran dia.

Karena keinginan itulah dia kami daftarkan sebagai peserta kursus Calon Penerima Komuni Pertama yang diadakan di Gereja St Joannes Baptista di Tulang Kuning, Parung. Kursus diselenggarakan oleh seksi Pewartaan di Paroki tersebut mulai Februari yang lalu. Anak ditempa dan dididik oleh para sukarelawan gereja yang sudi menyumbangkan waktu, tenaga dan pikirannya. Anak-anak diajarkan bagaimana seharusnya bersiap dan bersikap menyambut Tuhan, bertingkah laku dan berbicara. Selain itu pengetahuan-pengetahuan mengenai sejarah dan tradisi serta hukum gereja juga diajarkan pula cara berdoa dan menjadikan doa sebagai andalan mereka dalam menjalani hidup sehari-hari dan bagaimana doa bisa merubah mereka sangat ditekankan, sehingga kelak mereka dapat menjadi pribadi yang baik dan hormat akan Tuhan. Bertingkah laku baik dan sopan. berbudi pekerti luhur.

Hosti inilah yang mempersatukan umat Katolik di seluruh dunia. Pesan Tuhan Yesus sendiri sebelum wafat bahwa Beliau menginginkan para muridnya untuk merayakan perjamuan malam terakhirnya. Dalam perjamuan malam terakhir tersebut Tuhan Yesus memecahkan, dan memakan roti serta minum anggur bersama para murid-muridnya, sebelum pengkhianatan Yudas Iskariot. Tuhan Yesus berpesan agar sepeninggalnya Para murid dan pengikutnya bisa merayakan perayaan itu, dan gereja Katolik merayakannya sebagai Perayaan Ekaristi.

Berakhir sudah pertarungan antara para Calon Gubernur DKI Jakarta. Pemungutan suara yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2012 yang lalu menghasilkan 2 pasang kandidat yang akan meneruskan pertarungan mereka di Putaran Ke Dua.

Perolehan suara sementara pada peringkat pertama diduduki oleh pasangan:

  1.  Joko Widodo – Basuki T Purnama        (43,06%)
  2. Fauzi Bowo – Nachrowi Ramli                  (34,14 %)
  3. Hidayat Nurwahid – Didik J. Rahbini  (11,76%)
  4. Faisal Basri – Biem Benjamin                   (4,84 %)
  5.  Alex Noerdin – Nono Sampono              (4,38 %)
  6.  Hendardji Soepandji – Riza Patria        (1,82 %).

Mengapa Foke sang Calon dari pihak petahana yang selama kampanye berlangsung selalu diunggulkan melalui hasil survey-survey tetapi keok pada hari pemilihan?

Mengapa Joko Wi yang kalem dan pendiam bisa menjadi kuda hitam yang mengobrak-abrik prediksi para pengamat politik?

Mampukah Joko Wi merebut hati para penduduk Jakarta dan menjadi penguasa ibukota di periode mendatang ?

Dilihat dari munculnya pemenang putaran pertama di Pemilihan Kepala Daerah yaitu calon dari kota kecil yang berani menantang “penguasa lama” dapat diartikan bahwa masyarakat Jakarta yang selama ini diam, membuktikan tuntutannya akan perubahan. Kejenuhan akan situasi jakarta yang kumuh, macet, dan banjir yang berkepanjangan membuat rakyat menginginkan sosok alternatif yang mereka harapkan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kebetulan sosok lain tersebut memiliki track record yang baik; bersih dari korupsi, transparant, dan memiliki kebijakan yang ‘nguwongke uwong’ , manusiawi, serta sudah berbuat nyata untuk kesejahteraan rakyat kecil. Maka tak salah kiranya jika pilihan jatuh pada  Jokowi- Ahok.

Beberapa hari ini hari-hari kita dihiasi dengan berita yang mengharubiru perasaan kita. Telah terjadi kecelakaan pesawat terbang di daerah pegunungan Salak, Perbatasan anatara Kabupaten Sukabumi dan Bogor. Jerit tangis dan tangis pilu para keluarga maupun ahli waris korban terlihat memilukan di layar TV kita.

Pada hari itu tanggal 9 Mei 2012 memang dilaksanakan penerbangan Demo atau dikenal sebagai Joy Flight sebuah industri pesawat terbang dari Rusia yang ingin memperkenalkan produksinya di Indonesia.

Kecelakaan

Pada Rabu, 9 Mei 2012, sebuah pesawat Sukhoi Superjet 100 dengan nomor penerbangan RA36801, melakukan demonstrasi penerbangan atau joyflight yang diseleggarakan oleh PT Trimarga Rekatama. Pesawat Sukhoi Superjet 100 ini berangkat dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada pukul 14.12 WIB dengan mengangkut 45 orang . Delapan orang di antaranya merupakan awak pesawat warga Rusia. Penumpang lainnya dari media massa dan utusan perusahaan di bidang penerbangan di Indonesia.
Tak lama kemudian, pesawat ini menghilang dari layar radar di ketinggian 1.900 meter (6.200 kaki) pada koordinat 06° 43′ 08″ Lintang Selatan dan 106° 43′ 15″ Bujur Timur. Koordinat ini diperkirakan di sekitar Cidahu Gunung Salak, Jawa Barat Tanggal 10 Mei 2012, serpihan Sukhoi Superjet 100, terlihat di tebing di Gunung Salak. Diduga pesawat Sukhoi Superjet 100 ini menabrak tebing batu di Gunung Salak dan diperkirakan tidak ada korban yang selamat. Jumlah penumpang yang meninggal dalam Sukhoi Superjet 100 itu adalah 45 penumpang .

Sampai dengan hari ini telah banyak jenazah yang telah ditemukan, kebanyakan dari mereka ditemukan dalam kondisi tidak utuh diduga merupakan hasil hantaman yang keras (deep impact) dari benturan tersebut. Pihak kepolisian, BASARNAS, Kopassus, Brimob, sukarelawan pecinta alam, warga masyarakat sekitar dibantu pihak Rusia sebagai pemilik pesawat berjuang sekuat tenaga untuk menyelesaikan proses evakuasi korban maupun bangkai pesawat.

Spesifikasi Pesawat


Sukhoi Superjet 100  merupakan sebuah pesawat yang dibuat dan dikembangkan oleh Sukhoi. Pesawat ini merupakan salah satu pesawat terbaru di Rusia dan merupakan pesawat penumpang Rusia pertama yang dikembangkan pasca bubarnya Uni Soviet . Pesawat ini ditujukan untuk menggantikan Tupolev Tu-134 dan Yakovlev Yak-42 peninggalan Soviet yang sudah tua dan sering mengalami kecelakaan. Di pasar global, Superjet 100 berkompetisi dengan seri pesawat regional Bombardier CRJ (produk negara Canada),  Embraer E-Jets (produk negara Brazil) serta Antonov An-148 (produk negara Ukraina).

Proyek Superjet 100 didukung sepenuhnya oleh pemerintah Rusia dan dikatakan sebagai salah satu proyek nasional terpenting. Sukhoi Superjet 100 pertama kali mengudara pada 2011. Pengguna pertamanya adalah maskapai penerbangan nasional Armenia, Armavia, yang membeli sebanyak 4 unit. Aeroflot, maskapai penerbangan nasional Rusia memesan sebanyak 50 unit, tiga diantaranya sudah masuk dinas. Di Indonesia, pesawat ini telah dipesan Kartika Airlines sebanyak 15 unit, dan Sky Aviation, juga sebanyak 15 unit.

Mesin SaM146, dikembangkan oleh Powerjet, sebuah joint venture antara NPO Saturn Rusia dan Snecma Perancis.
Pesawat ini mulai diproduksi pada tahun 2007. Hingga saat ini jumlah produksinya adalah 6. Perancangannya dimulai mulai tahun 2000 oleh Sukhoi dengan dukungan perusahaan kedirgantaraan Barat seperti Boeing sebagai konsultan proyek, Alenia Aeronautica sebagai partner strategis. Snecma sebagai risk-sharing partner, dan berbagai perusahaan lainnya seperti Thales sebagai penyedia paket avionik. Pesawat ini telah disertifikasi laik terbang oleh Komite Penerbangan Antarnegara pada 3 Februari 2011 dan diharapkan sertifikasi Uni Eropa segera menyusul.

sumber : wikipedia dan berbagai media

Pagi-pagi banget tadi setelah install update an terbaru dari windows 7 tiba-tiba internet yang terhubung melalui jaringan kabel LAN tidak berfungsi. Wah panik juga saya.

Setelah diperiksa dan periksa sampai masuk2 ke “device manager ” segala dan tidak ditemukan hal yang aneh. Perkiraan pertama saya adalah ada driver yang terhapus secara tidak sengaja. Dicek lewat automatic troubleshooter tidak ditemukan masalah. satu2nya info adalah di network properties disebutkan bahwa tidak terdapat koneksi internet meskipun kabel lan terhubung. Pada ikon periksa di bawah task bar sebelah kanan bawah kelihatan bahwa hubungan internet terganggu . Hal ini ditandai dengan munculnya “Tanda seru”

Setelah browsing ke sana-sini ternyata nemu di  Forum Kaskus yang memberikan link ke sebuah Forum tanya jawab mengenai trouble shooting Jaringan Internet.

Ternyata caranya tidak begitu rumit :

Mari kita ikuti caranya :
1. Klik tanda ‘Start’
Yang kemudian akan membawa kita ke  start menu.
2. Klik tanda ‘Run’ atau kolom “search” di lajur paling bawah
3. Ketikkan huruf  CMD
Hasilnya akan membuka cmd.exe pada program DOS.
4. Klik pada shortcut itu
Setelah itu akan muncul program command prompt -DOS Hitam
5. Ketikkan  ipconfig/all -tekan ENTER
Selanjutnya akan menampilkan tulisan  TCP/IP configuration for all adapters.
6. Ketikkan ipconfig/flushdns -tekan ENTER
Hal ini akan membersihkan dan me-reset cache yang menyimpan host nameyang nyantol ke nomor IP address kita.
7. Ketikkan ipconfig/release -tekan ENTER
Hal ini akan menggelontor dan membersihkan IP Address untuk semua alat/ hardware yang menyimpan Ip Address secara otomatis.
10. Ketikkan ipconfig/renew -tekan ENTER
Ini akan merefresh konfigurasi untuk semua hardware yang menyimpan Ip Address secara otomatis.
10. Ketikkan ipconfig/all -tekan ENTER
Hal ini akan menunjukkan konfigurasi  TCP/IP yang menyimpan Ip Address secara otomatis.

langkah selanjutnya restart komputer anda untuk hasil maksimal pengesettan ini

 

Semoga membantu.

Berkunjung ke Museum

Jujur saja !
Selama anda hidup, mulai dari anda lahir hingga sekarang ini; sudah berapa kali anda menapakkan kaki di sebuah Museum.

Ya ! Museum !

Museum identik dengan lorong-lorong gelap seperti kekurangan cahaya, seram serta debu-debu yang menyelimuti berbagai macam koleksinya membuat enggan siapapun untuk sekedar datang melongok ke dalam meskipun harga tiket masuknya terhitung sangat murah dan terjangkau. Memang Museum di negara kita terkenal sangat kurang terawat serta kurang mendapat perhatian dari Pemerintah.

Membanjirnya wisatawan asing yang datang berkunjung ke negara kita, membuktikan bahwa mereka sangat tertarik untuk mengenal lebih dekat perjalanan sejarah negara kita. Salah satu tempat favorit yang mereka pasti kunjungi adalah Museum. Hal inilah yang yang menggugah saya untuk juga mengunjungi Museum. Bukan sekedar ikut-ikutan tapi mencoba menggali pengetahuan dari benda-benda beserta penjelasan yang menyertainya.

Kali ini kami mengunjungi Museum Sejarah Jakarta yang terletak di sekitar wilayah Stasiun Beos daerah Kota. Harga tanda masuknya pun tergolong murah, yaitu sebesar Rp. 2.000 untuk orang dewasa dan Rp. 600 untuk anak-anak. Demikian juga Museum Wayang yang terletak di sebelahnya. Sepertinya memang sengaja diseragamkan agar terjangkau oleh masyarakat. Sayang pada saat kami berkunjung, sedang ada perbaikan di sana sini. Tetapi kita tetap bisa menikmati koleksi-koleksinya.

Sejarah Kota Jakarta maupun berbagai macam prasasti terpajang beserta penjelasanya, photo-photo Kota Jakarta masa lampau seakan membawa kita mengendarai mesin waktu. Adat lama suku Betawi sebagai cikal bakal penghuni kota ini dan etnis-etnis asing yang datang belakangan menghuni kota Jakarta beserta latar belakang budaya mereka masing-masing. Ternyata percampuran budaya tersebut menghasilkan kebudayaan baru yang semakin memperkaya kebudayaan nasional kita.

Museum ini dapat kita kunjungi dengan sangat mudah. Kita hanya perlu mencapai Stasiun Beos Jakarta Kota dan kita dapat sampai ke sana cukup denga jalan kaki.

Di Facebook sekarang kita bisa menemukan page group penggemar Tulisan Jawa atau Hanacaraka.

di link ini kita bisa mendapatkan cara :

1. Bagaimana agar tulisan Jawa Hanacaraka bisa terbaca di komputer kita.
2. Bagaimana agar kita bisa mengetik huruf Jawa Hanacaraka lewat komputer kita.
3. Bagaimana cara menginput pasangan2 huruf agar sesuai dengan tatacara dan kaidah Bahasa Jawa.

Bahasa Jawa memang unik. Tidak perlu susah-susah mempelajarinya, hanya ada beberapa perkecualian bila kita mengetik dengan menggunakan keyboard Jawa yang telah kita install.
Bila kita sudah pernah mendapatkannya, sewaktu SD atau SMP, tentu kita tak perlu lama-lama lagi untuk bisa mengingat-ingatnya kembali.

Pada saat blog ini saya tulis sudah tercatat sebanyak 1985 member yang sudah mendaftar di Group Page ini dan saya yakin akan terus bertambah.

Pada saat ini ada kecemburuan rasa di hati saya tiap kali menyaksikan Saudara kita Bangsa Jawa yang tinggal di Suriname. Mereka begitu bangga dengan keJawaannya, sampai-sampai mereka tidak meninggalkan ciri khas mereka, kebudayaan, bahasa ibu mereka meskipun mereka kini tinggal beribu-ribu kilometer dari Tanah Jawa.

Mereka bahkan punya stasiun radio Jawa yang bernama rtv-garuda yang bisa anda klik bila anda ingin mendengarkannya streamingnya.
Mereka juga sering mengundang para artis dan seniman kita untuk manggung di sana. Jadi nama-nama artis semisal Didi Kempot ataupun Waljinah sudah tidak asing lagi di telinga mereka.

Jadi jangan minder kalau ngomong Jawa ya? Bahasa Jawa bila kita lestarikan pasti akan menjadi salah satu bahasa Internasional juga. Semoga.

Reuni SMA


Satu satunya kenangan yang bisa dibawa dan ditunjuk-tunjukkan kepada yang tidak dapat hadir di acara Reuni adalah menunjukkan hasil Jepretan Photographer.
Tanpa terasa, Sang Waktu sudah berjalan mengiringi kelepasan kami selama 21 Tahun.
Hari itu Sabtu 25 Juni 2011 , kami berkumpul lagi, mengingat kebersamaan dan keceriaan remaja waktu yang tak mungkin kami ulang tp setidaknya dapat kami kenang dan candakan, kelucuan-kelucuan, kekonyolan-kekonyolan itu.

Minggu yang lalu 14 Nov,tiba-tiba saya didatangi sama Pak Keling (Ketua Lingkungan) yaitu Bp. Sitanggang. Saya ditunjuk sebagai salah satu wakil lingkungan bersama 2 orang yang lain yaitu P. Bagyo dan P. Wuryono dari perumahan PPI mewakili Lingkungan St Philipus dalam penyuluhan para calon pemandu AAP 2010 Keuskupan Agung Bogor.

Minggu Pagi kemarin 21 Nov, para peserta telah berkumpul di dalam chapel salah satu ruang Gereja St Johannes Babtista Parung untuk memulai acara penyuluhan calon pemandu AAP 2010 ( Aksi Adven Pembangunan ) yang mengambil thema KELUARGA MENYAMBUT YESUS DI ERA GLOBALISASI
Rencananya dalam acara pertemuan lingkungan nanti ada 3 minggu yang masing-masing dipimpin oleh pemandu, oleh sebab itu Pak Keling mengirim 3 orang wakil untuk memandu di tiap minggunya 1 orang.

Langsung saja kami para peserta dibagi menjadi 3 kelompok yang menjadi sub themanya, minggu I, II, dan ke III
Tema adven tersebut dijabarkan ke dalam tiga sub tema dan diakhiri dengan ibadat tobat:
1. Tantangan Keluargaku dalam Era Globalisasi (minggu I)
2. Keluarga sebagai Gereja Domestik (minggu II)
3. Keluarga diutus sebagai pewarta (minggu III)
4. Ibadat Tobat: Keluarga Menyambut Yesus

dan untuk bahan/ materi dapat didownload dari sini atau di sini
(Pak Lorensius trima kasih , sy tdk kenal anda tapi ijin share bahannya ya pak,..he..he…)

SELAMAT BERAAP DAN SELAMAT MENJALANKAN TUGAS
GOD BLESS US

HARI YANG DINANTI
P8070042
Hari yang dinantikan pun tiba, hari kami merencanakan liburan sambil menyelam di indahnya laut Jakarta. Indahnya laut Kepulauan Seribu begitu menggoda ketika pertama ditawarkan. Sempat terbersit keraguan juga mengingat waktu tempuh perjalanan yang harus dilewati kurang lebih 3 jam perjalanan laut. Rupanya rasa penasaran tertebus dengan mengalami sendiri petualangan seru ini.Ful Team terdiri dari saya, Juliana, Veronika Titik, Jumiah, Henni Yohanes, Ibrahim Hasiby, Sindy, Mieke, Ariel yang digabung oleh koordinator ( Stanley dan Aloy dkk) dengan anggota dari group lain total lebih kurang 18 orang.

Pagi-pagi di hari Sabtu 7 Agustus 2010 yang cerah kami sudah diharuskan berkumpul di pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara. Lokasi ini berdekatan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap di Muara Karang. Tidak terkira ramainya orang yang berkumpul di Pelabuhan ini. Sebenarnya pelabuhan ini bukan merupakan pelabuhan resmi penumpang, melainkan sebuah pelabuhan bongkar muat nelayan sehabis melaut. Penumpang yang diangkut memang ada tetapi ini hanya solusi bagi penyediaan transportasi penduduk lokal antar pulau di kepulauan Seribu. Meskipun dipasang di sana- sini himbauan untuk menggunakan Pelabuhan Marina sebagai Pelabuhan khusus penumpang, tapi hal tersebut tidak menyurutkan niat para penumpang untuk menumpang kapal melalui pelabuhan ini dikarenakan faktor biaya yang lebih terjangkau.

AWAL PERJALANAN
IMG_2069
Pelabuhan Muara Angke dipilih sebagai alternatif wisata murah, lebih murah dibanding melalui pelabuhan Marina yang menyediakan kapal penyeberangan yang lebih mewah, yang tentu saja lebih mahal biayanya.Untuk menyeberangkan kami terdapat beberapa buah kapal yang pagi itu bersandar. Ada 4 buah kapal motor yang terdiri dari 2 dek ; atas dan bawah yang mampu memuat lebih kurang 50-75 orang. Kapal ini mampu melaju lk 50-60 km perjam.

RUTE PERJALANAN

IMG_2118
Ada beberapa pulau yang kami singgahi : al Pulau Pramuka, di sana kami berkesempatan melihat dari dekat lokasi penangkaran anak penyu/ tukik dan pembudidayaan pohon bakau/ mangrove yang sudah mulai langka, setelah itu kami berkesempatan melihat tapi tidak singgah di pulau Gambut tempat pelestarian Elang Laut yang mulai langka. Pulau Nusa Keramba menanti kami untuk makan siang dengan ditemani aneka hidanga khas dari laut dengan menu yang menggoda. Ada satu lokasi pemeliharaan ikan hiu dkk yan sengaja dipelihara, sayang tidak dikelilingi pagar jadi agak berbahaya menurut saya.

SNORKLING
IMG_2140

Selesai perjalanan dengan perahu besar kami diturunkan di pulau Pramuka dan kegiatan di dalamnya kami beralih ke perahu kelotok kecil yang mengantar kami ke pulau-pulau kecil lainnya untuk diselami. Antara lain Pulau Karang Beras, Pulau Kotok Besar, Pulau Kotok Kecil. Tak terhingga keindahan alam bawah laut yang kami lihat. Pak Bob pemandu kami sangat lincah bergerak di air berenang tanpa lelah sambil membimbing anggota kami yang mayoritas juara lomba renang air dangkal. Bahkan satu ketika Pak Bob harus rela menyelam 4-5 meter dibawah muka laut hanya untuk ‘mengejar’ google/ kaca selam yang terjatuh dan berhasil mendapatkannya kembali.
P1013643
Menyelam sambil bercanda di 3 lokasi yang berbeda merupakan keasyikan tersendiri. Badan capai dan pegal tidak terhindarkan. Ketidak hati-hatian membuat salah satu rekan kami harus berjibaku melawan nyeri akibat menyentuh bulu babi yaitu seekor mahluk laut berwujud bola duri yang sangat rapuh dan mudah menancap di kulit kita.
Karena sudah malam kamipun bergegas menuju pulau terakhir tujuan kami untuk menginap menunggu hari berganti, yaitu pulau Tidung. Di sana setelah membersihkan diri dan berganti baju kami sudah ditunggu untuk menjalani acara selanjutnya yaitu Barbeque dengan menu bakaran hasil laut di suatu lapangaan taman didepan kecamatan, rupanya acara sengaja di pool di suatu tempat serempak dengan rombongan lain jadi malam itu serasa bertambah meriah saja, selain itu nampak beberapa rombongan kompak menyalakan kembang api. Sungguh malam yang tak terlupakan.
MELEPAS LELAH
Kami mendapat penginapan yang lumayan jauh dari atraksi utama pulau ini yaitu JEMBATAN CINTA yang merupakan ‘landmark’ pulau ini. Jembatan ini sangat terkenal karena menghubungkan selat diantara pulau Tidung Besar dan pulau Tidung Kecil yang panjangnya lk 600 meter. Persewaan sepeda kayuh pun banyak disediakan oleh penginapan tak resmi yang dikelola penduduk lokal. Penginapan yang kami tempati bernama Lativa. Terletak lebih kurang 100 meter dari pelabuhan utama dikelola oleh sepasang guru yang ramah dan ‘welcome’.